::Di mana kan kurengkuh kebahagiaan?::

hati

Bismillahirrahmaanirrahiim…

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh…

“Bahagia…”

Coba kamu deskripsiin apa artinya bahagia?

Ada yang bilang aku bahagiaa banget kalo bisa muncak gunung-gunung yang tinggi

Ada yang bilang bahagia kalo bisa keliling tempat-tempat wisata di negeri ini, atau bahkan di penjuru dunia

Ada yang bahagia kalo bisa shopping sepuasnya di mall

Ada yang bahagia kalo punya jabatan yang tinggi

Ada yang bilang bahagia kalo punya rumah real estate, mobilnya banyak, harta melimpah *ups itu lirik lagu yak

Ada yang sependapat dengan yang di atas? Atau punya pendapat lain?

Yah, terserah orang mau bilang apa tentang arti kebahagiaan bagi mereka. Yang jelas kalo disuruh jelasin satu-satu gak bakal kelar blog ini.

Tapi yah, bagi seorang pemuda kayak aku nih, kadang mikir. Bahagia itu kalo ntar punya istri  yang solekhah, pinter masak, perhatian sama suami. Ciyaaaattt kalo ngayal mulu gak bakal selesai kerjaan. Kembali ke realita wooyyy!!! Yang jelas tu saat ini aku pingiin banget bahagiain ibuku.

Yah begitulah,,,,

Terus  kalo kamu udah muncak banyak gunung bahkan seven summit in the world kamu bakal ngerasa bahagia?

Terus kalo kamu udah kencingin semua  toliet tempat wisata di pelosok negeri kamu bakal bahagia?

Terus kalo kamu punya duit berlimpah ruah, punya pacaarr yang cantiknya keterlaluan kamu bakal bahagia?

Akan tetapi kebanyakan responden bilang (emang udah survey?), pernikahan identik dengan kebahagiaan.. benarkah? Apa dengan pernikahan bakal ngejamin kebahagiaan? Apa kalo udah nikah gak ada masalah, banyak juga kok yang frustasi dan ending2nya cerai, naudzubillah…

Teruuusss… dimana dong kebahagiaan itu cuy???

Banyak orang yang jauh-jauh mencari kebahagiaan di luar sana, padahal sebenernya kebahagiaan itu gak jauh-jauh dari kita, teruuss di mana? Yah jawabannya adalaaahh…

Di hati kita…

Terus, kenapa tuh kita susah payah mencari apa arti kebahagiaan?

Ibaratnya nih yah, hati kita adalah sebuah rumah…

Rumah ini sebenernya baguuuus banget waktu pertama kali di bangun, desain interior yang wah, serta motif cat yang beraneka ragam. Akan tetapi karena sang pemilik rumah enggan tuk merawatnya, rumah itu bakal berdebu, banyak yang bocor waktu ujan, sarang laba-laba di mana-mana, bahkan juga ditumbuhin rumput-rumput liar sehingga keindahannya pun tak nampak lagi.

Sama halnya dengan hati kita, akibat tertutup oleh keinginan duniawi yang tanpa batas, kebencian yang meledak-ledak, ambisi yang berlebihan,  serta nafsu birahi yang cetar membahana bisa menodai hati kita sehingga kebahagiaan tak pernah direngkuh.

Rasulullah SAW bersabda maksudnya  : “Sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal darah. jika segumpal darah tersebut baik maka akan baik pulalah seluruh tubuhnya, adapun jika segumpal darah tersebut rusak maka akan rusak pulalah seluruh tubuhnya, ketahuilah segumpal darah tersebut adalah hati.” (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim).

Maka dari itu, tak perlulah kita bersusah payah mencari kebahagiaan di luar karena bahagia yang sebenarnya terletak pada hati kita. Mari kita service lentera hati kita agar kembali bisa menyala. Sabar saat kita lapang dan bersyukur saat kita sempit. Subhanallah….

Aku juga menyadari masih banyak noda-noda hitam yang membelenggu hati ini. Mari kita sama-sama introspeksi diri, mari kita putuskan tuk berubah jadi manusia yang lebih baik, khususnya dari segi akhlak.

Memang yah, gak semua hal itu bisa kita deskripsikan, kadang hanya kita sendiri yang bisa merasakannya, yaitu “Kebahagiaan”.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

sebagian disadur dari sini

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s